Jum'at terakhir bulan Rojab tahun 1446 H.
Syaikhina Maimoen Zubair pernah menyampaikan keutamaan memperbanyak istighfar pada Jum'at terakhir bulan Rajab. Hal ini disampaikan beliau saat menyampaikan mauidloh pada acara di dekat Musholla Mbah Samin Sarang. Beliau menganjurkan untuk membaca istighfar sebanyak:
Tujuh ribu kali, jika mampu.
Tujuh ratus kali, jika tidak mampu.
Tujuh puluh kali, jika masih belum mampu.
Tujuh kali, jika benar-benar dalam keterbatasan.
Semua ini dilakukan sebelum berangkat shalat Jum'at, sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memohon ampunan atas dosa-dosa.
Adapun bentuk istighfar yang dianjurkan untuk dibaca adalah:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ نَفْعًا وَلاَ ضَرًّا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُورًا.
Dan ditambahkan dengan Sayyidul Istighfar sebagai doa istighfar paling utama:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لاَ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
***
Sebagai informasi tambahan, berikut adalah beberapa dalil tentang istighfar
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا. يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا. وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا
Artinya: "Maka aku berkata (kepada mereka): Mohonlah ampun kepada Tuhan kalian, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepada kalian, dan Dia akan memperbanyak harta dan anak-anak kalian, serta menjadikan untuk kalian kebun-kebun dan sungai-sungai."
Rasulullah Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda:
من لزم الاستغفار جعل الله له من كل ضيق مخرجا ومن كل هم فرجا ورزقه من حيث لا يحتسب
Barang siapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan, dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."










