Selamat Datang Di Website ZAINUDDINKAUMSARUNGAN Semoga Bermanfaat bagi para Pembaca yang Budiman !!!

Search

Memori at PASCASARJANA

UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2015.

STUDY ACADEMIC

STAND UP LEFT "SANUSI (NTT), ZAINUDDIN (PAPUA),ZAID (SAUDI), CHAMRY (SUDAN), SHAMIR (IRAQ), BADRUS (PAKISAJI) ".

MY FAMILY

BAHAGIA SELALU DALAM KEBERKAHAN DAN RIDHO- NYA.

MOTIVASI HIDUP

DALAM KEBINEKAAN.

FRIEND IN NEED IS FRIEND IN DEED

TEMAN SEJATI ADALAH TEMAN DALAM KESEMPITAN.

Ukuran dan Hukum dalam istilah Fiqih

ISTILAH UKURAN DALAM FIQH


Satu QIROTH menurut imam Tsalasah 0,215 Gr

Satu DIRHAM menurut imam Tsalasah 2,715 Gr

Satu MITSKOL menurut imam Tsalasah 3,879 Gr

Satu DANIQ menurut imam Tsalasah 0,430 Gr

Satu DZIRO’ Al-Mu’tadil menurut Aktsarin-Nas 48 Cm

Menurut Al Makmun 41,666625 Cm

Menurut An-Nawawi 44,720 Cm

Menurut Ar-Rofi’i 44,820 Cm

Satu MUD Menurut Imam Tsalatsah 9,22 Cm (P x L x T ) = 0,766 Ltr

Satu SHO Menurut Imam Tsalatsah 14,65 Cm (P x L x T ) = 3,145 Ltr

Satu WASAQ Menurut Imam Tsalatsah 57,32 Cm (P x L x T ) = 188,712 Ltr

Satu SHO’ Gandum (Hinthoh) Menurut Imam An-Nawawi 1.862,18 Gr

Satu MUD Gandum (Hinthoh) Menurut Imam An-Nawawi 456,54 Grm

Satu SHO’ Beras putih 2.719,19 Grm

Satu Mud Beras putih 679,79Grm

Air DUA KULAH menurut An-Nawawi 55,9 Cm ( P x L x T ) = 174,580 Ltr

Menurut Ar-Rofi’iy 56,1 Cm (P x L x T ) = 176,245 Ltr

Menurut Ahli Iraq 63,4 Cm (P x L x T ) = 245,325 Ltr

Menurut Aksarin-Nas 60 Cm (P x L x T ) = 187,385 Ltr

Zakat Fitrah adalah satu SHO’ 2.719,19 Grm = 2,71919 Kg

Jarak Qosor Sholat menurut:

Kitab Tanwirul Qulub 80,640 Km

Al-Ma`Mun 89,999992 Km

Ahmad Husain 94,500 Km

Aksarul Fuqha 119,99988 Km

Hanafiyyah 96 km

Kitab Fiqh al-Islâmy 88, 74 km

Versi Imam Ahmad Husain al-Mishry 94, 5 km

Mîl al-Hâsyimy:

Versi Imam Makmûn 1, 666665 km

Versi Imam Ahmad Husain al-Mishry 1, 76041 km

Versi Mayoritas ulama’ 2, 4999975 km

Farsakh:

Versi Imam Makmûn 4, 99995 km

Versi Imam Ahmad Husain al-Mishry 5, 28125 km

Versi Mayoritas ulama’ 7, 4999925 km

RITL BAGDAD menurut:

An-Nawawi 349,16 Grm

Ar-Rofi’i 353,49 Grm

NISHOB SARIQOH emas menurut Imam Tsalasah 0,97 Grm

Satu UQIYAH 12 Dirham

Satu DIRHAM 2 Gram


DAFTAR NISOB DAN ZAKAT HARTA ZAKAWIY


Perak 543,35Gr 1/40=13,584Gr 2,5% Dikeluarkan setelah 1 thn

Tambang Perak 543,35Gr 1/40=13,584Gr 2,5% Dikeluarkan seketika

Rikaz Perak 543,35Gr 1/5=108,67Gr 20% Dikeluarkan seketika

Harta dagang dgn modal perak 543,35Gr 1/40 =13,584 Gr 2,5% Ditaksir dengan perak dan dikeluarkan setelah 1 thn

Emas 77,58Gr 1/40 =1,9395 Gr 2,5% Dikeluarkan setelah 1 thn

Tambang Emas 77,58Gr 1/40 =1,9395 Gr 2,5% Dikeluarkan seketika

Rikaz Emas 77,58Gr 1/5=15,516Gr 20% Dikeluarkan seketika

Harta dagang dgn modal emas 77,58Gr 1/40 =1,9395 Gr 2,5% Ditaksir dgn emas dan dikeluarkan setelah 1 thn

9 Gabah 1.323,132Kg 1/10=132,3132Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 1.323,132Kg 1/20=66,1566Kg 5% Dgn biaya pengairan.


Padi gagang 1.31,516 Kg 1/10=163,1516Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 1.31,516 Kg 1/20=81,5758Kg 5% Dgn biaya pengairan.

Beras 815,758 Kg 1/10=81,5758Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 815,758 Kg 1/20=40,7879Kg 5% Dgn biaya pengairan.

Gandum 558,654 Kg 1/10=55,8654Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 558,654 Kg 1/20=27,9327Kg 5% Dgn biaya pengairan.

Kacang tunggak 756,697 Kg 1/10=75,6697Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 756,697 Kg 1/20=37,83485Kg 5% Dgn biaya pengairan.

Kacang Hijau 780,036Kg 1/10=78,0036Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 780,036Kg 1/20=39,0018Kg 5% Dgn biaya pengairan.

Jagung kuning 720 Kg 1/10=72 Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 720 Kg 1/20=36 Kg 5% Dgn biaya pengairan.

Jagung Putih 714 Kg 1/10=71,4 Kg 10% Tanpa biaya pengairan. 714 Kg 1/20=35,7Kg 5% Dgn biaya pengairan.


KETERANGAN :

Perhitungan awal tahun pd zakat hewan ternak dimulai dari memilikinya dlm jumlah 1 nishob, begitu juga pada emas & perak. Sedangkan utk barang dagang maka:

Bila modal dagang diambilkan dari emas/perak yg sudah genap 1 nishob baik dipakai semua atau tdk, maka penghitungan tahun dimulai dari pemilikan emas/perak


Bila modal dagang berasal dari selain emas/perak yg telah mencapai 1 nishob, maka penghitungan tahun dimulai dari permulaan berdagang.


Daftar nishob dan ukuran di atas dikutif dari kitab “FATHIL-QODIR” susunan Syaikh Ma’sum bin Ali Quwaron, Jombang.

Yang dimaksud dgn Imam Tsalatsah di atas adalah Imam Maliki, Imam Syafi’I dan Imam Hambali.

Nishob emas pada daftar di atas adalah nishob emas murni (emas dgn kadar 100%). Sedangkan utk mencari nishob emas yg tdk murni (emas dgn kadar kurang dari 100%) yaitu dgn cara: Nishob emas murni (77,58) dibagi kadar emas yg tdk murni kemudian hasilnya dikalikan dgn kadar emas murni (100)

Contoh :


Untuk pencarian Nishob emas dgn kadar 90%:


Nishob = 77,58 : 90 x 100 = 86,2 Gr


Zakat yg harus dikeluarkan – 2,5% (1/40) = 2,155 Gr


2,0% (1/50) = 17,24 Gr

Untuk pencarian Nishob emas dgn kadar 75%:


Nishob = 77,58 : 75 x 100 = 103,44 Gr


Zakat yg harus dikeluarkan – 2,5% (1/40) = 2,586 Gr


2,0% (1/50) = 20,688 Gr

Nishob dan ukuran utk jenis biji-bijian dengan menggunakan berat/gram sebagai mana daftardi atas adalah hanya pendekatan saja. Sebeb ukuran yang asal menurut Syara’ adalah dengan menggunakan Sho’ / Wasaq yang ada pada jaman Rasululloh SAW, maka dihimbau kepada kaum muslimin apabila ada perbedaan pendapat dalam menentukan berat kadar nishob, agar mengambil kadar yang ukurannya telah diyakini tidak kurang dari kadar yang telah ditentukan Syara’. ( Fathul Wahhab 1/114 dan S. Taufiq : 41).

Sholawat Tarhim sebelum Adzan

 Sholawat Tarhim:


الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَاإمَامَ الْمُجَاهِدِيْنَ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ

Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu, duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah.

 

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ اْلهُدَى ۞ يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهْ

Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu, duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik.


الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ الْحَقِّ يَارَسُوْلَ اللهْ

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَامَنْ اَسْرَى بِكَ مُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ

۞ مَا نِلْتَ وَالأَنَامُ نِيَامْ

Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu, Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah, Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu, Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi, Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur.


وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّ كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْتَ الْإِمَامْ

 وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا وَ سَمِعْتَ نِدَاءً عَلَيْكَ السَّلَامْ ۞

يَا كَرِمَ الْأَخْلَاقْ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ ۞

صَلىَ اللهُ عَلَيْكَ ۞ وَ عَلىَ عَلِكَ وَ اَصْحَابِكَ أجْمَعِيْنَ۞

Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu dan engkau menjadi imam, Engkau diberangkatkan ke Sidratul Muntaha karena kemulianmu, dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu, Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah, Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluarg

amu dan sahabatmu.

Kemuliaan bersholawat

Dinukil dari kitab Ibnu Farhun Al Qurtuby.


واعلم أن في الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم عشر كرامات

إحداهن صلاة الملك الجبار. 

والثاني شفاعة النبي المختار. 

والثالث الإقتداء بالملائكة الأبرار. 

والرابع مخالفة المنافقين والكفار. 

والخامس محو الخطايا والأوزار. 

والسادس العون على قضاء الحوائج والوطار. 

والسابع تنوير الظواهر والأسرار. 

والثامن النجاة من دار البوار. 

والتاسع دخول دار القرار. 

والعاشر سلام الرحيم الغفار.


"Ketahuilah sesungguhnya membaca Sholawat kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam itu mendapat 10 kemulyaan:

  1. Sesuai dengan sholawat Allah Al-malik Al-jabbar (artinya Allah ta'ala juga membaca sholawat kepada Nabi).
  2. Mendapat Syafaat Nabi Yang menjadi nabi pilihan.
  3. Ikut kepada Malaikat yang ahli berbuat baik.
  4. Menyelisishi orang munafik dan orang kafir.
  5. Terhapusnya kesalahan dan dosa-dosa.
  6. Penolong atas terpenuhinya hajat dan kebutuhan.
  7. Menyinari dzohir dan batinnya.
  8. Selamat dari dunia.
  9. Masuk surga (rumah tetap/Abadi).
  10. Mendapat salam dari Allah yang maha kasih sayang lagi maha pengampun.

Sholawat ibadallah

Sholawat Ibad Allah 

عِبــَادَ اللهِ رِجَــالَ اللهِ     أَغِيْثُـنَـا لِأَجْـلِ اللهِ

Wahai Hamba hamba Allah, Wahai wali-wali Allah. Tolonglah kami karena Allah


وَكُـونُـواأَوْلَـنــــَا لِلّهِ    عَـسـَى نَخْـــطَى بِـفَضْـــــلِ للهِ

Bantulah kami karena Allah, Semoga tercapai hajat kami karena anugerah Allah


وَيَـاأَقْـــطَابُ وَيـَاأ نْجَـــاب     وَيَـاسَادَ اتُ  ويَـاأَحْبَــابُ

Wahai para wali qutub, wahai para wali yang dermawan, wahai para sayyid dan habaib (keturunan Rasulullah saw.)


وَأَنْــتُمْ يـــَاأُلِى اْلأَ لْبَـــــاب     تَـعَـالَـوْوَانـْصُـــرُوْا لِلّهِ

Wahai para wali yang memiliki akal sempurna, engkau adalah penolong, penyantun, datanglah kemari, tolonglah karena Allah


سَـــأَ لْنَــــاكُــمْ سَـأَلْنَـــاُكْــم     وَلِلـزُّلــْفَ رَجَوْنَكُـمْ

Dengan perantaraan engkau kami memohon, dengan perantaraan engkau kami memohon dengan mengharapkan do’amu kami dekat dengan Allah


وَفِيْ أَمْـرٍقَـصَــدْ نَـاكُــمْ     فَـشـُــدُّوْا عَـزْمـَــكُــمْ لِلّهِ

Dengan maksud perantaraan engkau, untuk tercapai urusan kami, karenanya kokohkanlah tujuan kami karena Allah.


فَـيَـــارَبِّيْ بِسَــادَاتِ      تَحَـقَّـــقْــلِيْ إِشَــــارَتِي

Wahai tuhan kami, dengan perantaraan tuan-tuan yang menjadi wali, kokohkanlah petunjuk-Mu kepada kami.


عَـسىَ تَـأْ تِيْ بِشَـــــــارَةِ     وَيَــصْـــفُ وَقْـــتُـــــنَا لِلّهِ

Semoga lekas datang kebahagiaan kami, semoga waktu kami bersih untuk beribadah karena Allah


 بِكَشْفِ الْحَجْبِ عَنْ عَـيْـنِ    وَرَفْــــعِ اْلبَــْيــنِ مِنْ بَـــيْنٍ

Dengan terbukanya tirai penutup dari mata kami dan hilangkan penghalang antara kami dan Allah.


وَطَـمْـسِى اْلكَيْــفِ وَاْلعَيـْنِ    بِـنُـوْرِالْـوَجْــهِ يـَا اَللهُ

Dan terhapusnya keraguan, bagaimana Allah dan dimana Allah dengan cahaya Dzat Engkau Ya Allah.


صَــلَاةُ اللهِ مَـوْلَـنَـــــا     عَلىَ مَنْ بـِالهُـدَى جَنَــا

Wahai tuhan kami, semoga kesejahteraan Allah dilimpahkan kepada orang yang datang dengan membawa petunjuk kepada kami.


وَمَنْ بِاْلحَـــقِّ أَوْلَـنــَـــا    شَـفِـيْـــــعِ اْلخـَـلْــقِ عِنْـــدَ الله

Yaitu nabi Muhammad, yang memberikan Islam sebagai agma kami, dan memberi syafaat kepada para makhluk disisi Allah.

Sholawat Isro' mi'roj

Ayyu Dzikro Min Sanaha


أَيُّ ذِكْرَ مِنْ سَنَاهَا… رَقَصَ الكَوْنُ وَتَاهَا

Peringatan mana yang lebih tinggi, alam menari dan terpanah


وَتَغَنَّى فِي فَخَارٍ … زَارَنِي الـمَحْبُوبِ طَهَ

Dan bernyanyi dalam kebahagiaan, ziarah kepadaku orang yang di cintai yaitu taha


لَيْلَةَ الإسْـرَاء والِمعْـ … ـرَاجِ أَكْرِم بِضِيَاهَا

Malam isra dan mikraj sungguh sangat bersinar


فَإذَا الأَمْـلَاكُ تَشْوَى … وَالأَمَانِي فِي شِفَاهَا

Ketika para malaikat menjadi rendah, dan harapan dalam kesembuhan


تَتَمَلَّى فِي بَهَاءٍ … وَبِطَهَ تَتَبَـاهَى

Mereka lama dalam keindahan, dan menyanjung taha


إِنَّهَا ذِكْرَى تَسَـامَت… وَتَبَاهَتْ فِي عُـلَاهَا

Hal tersebut adalah peringatan yang tinggi, dan unggul dalam ketinggian


مِنْ حِمَى البَيْتِ الحَرَامِ… لَمْحَةٌ فِي القُدْسِ كَانَا

Dari tanah bait al-haram, sejenak berada dalam Quds


وَكِرَام الرُّسْلِ نَادَت… خَيْر مَبْعُوثِ أَتَانَا

Dan rasul-rasul yang mulia berkata: sebaik utusan datang kepada kita


لَيْلَة الإسْــراء وَالِمـ… ـعْرَاجِ أَكْرِم بِضِيَاهَا

Malam isra dan mikraj sungguh bersinar


قَدْ رَقَى ظَهْرَ البُـراق… مَاضِياً عَبْرَ الفَضَـاء

Beliau menaiki punggung burak, berlalu melewati angkasa


فِي مَدَى السَّبْعِ الطِّبَاقِ… مِنْ سَمَاءٍ لِسَمَـاءِ

Dalam bentangan tujuh lapisan, dari langit-ke langit


لَيْلَةَ الِمعْـرَاج تِيْهِي … فِي تَحَدٍّ وَإبَـاءٍ

Malam mikraj bergembiralah dalam kesatuan dan kasih sayang

Sholawat Maulid

Lirik sholawat Ya Khoiro Maulud


ياخير مولود بمکة قد اتی

“Wahai sebaik-baiknya manusia yang dilahirkan di Mekah. Ia telah tiba…”

ذلت لهيبته جميع خصومه

“Sebab wibawanya, runtuhlah seluruh musuh…”

ياخير مولود … يا نبينا

“Wahai sebaik-baik yang dilahirkan, wahai Nabi kami…”

ضاءت به کل العوالم جهرة

“Sebabnya, menjadi terang benderanglah segenap alam raya…”

والگون أصبح مشرقا بقدومه

“Dan semesta menjadi cerah dengan kehadirannya…”

ياخير مولود … يا نبينا

“Wahai sebaik-baik yang dilahirkan, wahai Nabi kami…”

هذا الحبيب المصطفی طه الذی

“Inilah al-Habib (sang kekasih), al-Musthafa (sang terpilih), sang Thaha…”

کل العوالم قد بدت من نوره

“…yang mana seluruh alam bermula dari cahayanya (Nur Muhammad yang tercipta kali pertama).”

ياخير مولود … يا نبينا

“Wahai sebaik-baik yang dilahirkan, wahai Nabi kami…”


Demikian lirik lagu sholawat Ya Khoiro Maulud beserta terjemahannya. Semoga bermanfaat.

Doa Walimatul Ursy

 Do’a pass Selesai Akad Nikah / Ijab Qobul

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ .اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ اٰدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ سَيِّدَنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ .اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ هٰذَا الْعَقْدَ عَقْدًا مُبَارَكًا مَعْصُوْمًا وَأَلْقِ بَيْنَهُمَا أُلْفَةً وَقَرَارًا دَائِمًا وَلَا تَجْعَلْ بَيْنَهُمَا فِرْقَةً وَفِرَارًا وَخِصَامًا وَاكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ

Do’a Walimatul Ursy

اللّهُمَّ بِفَضْلِكَ عُمَّنَا وَبِلُطْفِكَ حُفَّنَا .وَاجْعَلْ زَوَاجَهُمَا مُبَارَكًا مَيْمُونًا .اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا أُلْفَةً وَقَرَارًا دَآئِماً  .وَلَا تَجْعَلْ بَيْنَهُمَا فُرْقَةً وَفِرَارًا وَخصومًا .أَللَّهُمَّ أَلْف بَيْنَهُمَا الْمَحَبَّةَ وَاْلوِدَادَ .وَارْزُقْهُمَا النَّسْلَ الصَّالِحَ مِنَ الْبَنَاتِ وَالْاَوْلَادِ .حَتَّى يَرَوْنَ اْلاَسْبَاطَ وَالْاَحْفَادَ .اللَّهُمَّ اكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الْحَيَاةِ وَالْمَمَاتِ .اللَّهُمَّ اكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ .اللَّهُمَّ احْفَظْهُمَا مِنْ مَكَايِدِ الْخَلْقِ .وَوَسِّعْ عَلَيْهِمَا الرِّزْقَ .رَبّنّا هّبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً .رَبِّنا هَبْ لنا مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْع الدُّعَآء رَبِّنا اَوْزِعْنِا اَنْ نشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِى اَنْعَمْتَ عَلَيَّنا وَعَلَى وَالِدَيَّنا وَاَنْ نعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَاصْلِحْ لِنا فِى ذُرِّيَّتِى .إِنِّى تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّى مِنَ الْمُسْلِمِينَ.

Ya Allah ...

Jadikan pernikahan mereka berdua penuh limpahan kasih sayang dan berkah.

Ya Allah ...

Anugerahi mereka ketenangan dan kedamaian selalu dan selamanya

Alirkan ke dalam hati mereka rasa saling mencintai dan menyayangi

Anugerahi mereka putra putri yang saleh dan salehah, Hingga kelak mereka melihat cucu-cucu dan cicit-cicit mereka

Ya Allah ...

Cukupi bekal hidup mereka, bekal agama dan budi pekerti luhur untuk kehidupan di dunia sekarang ini dan di akhirat kelak

Wahai Allah Yang Maha Pengasih ...

Jaga mereka dari kegalauan dan gangguan  manusia, Bentangkan untuk mereka rizki yang bersih, hati yang saling mencintai, menyayangi dan menjaga, jadikan mereka pemimpin Orang-orang yang mencintai-Mu

Duhai Tuhan, Yang Maha pengasih dan penyanyang ...

Limpahi hati kami dan mereka kemampuan untuk selalu mensyukuri anugerah Yang telah Engkau bagi untuk kami, kedua orang tua kami dan guru-guru kami, Juga kemampuan untuk selalu setia kepada-Mu yang atasnya Engkau rela, Rengkuhlah kami dalam Kasih-Mu , Bersama hamba-hamba-Mu yang soleh.

Tuhan ... Kepada-Mu sepenuhnya kami pasrahkan, Aamiin...

Khutbah Nikah

 KHUTBAH NIKAH

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَفْضَلُ الْخَلْقِ وَالْوَرَا وَ عَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ صَلَاةً وَسَلَامًا كَثِيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقِوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالٰى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

وَاعْلَمُوْا أَنَّ النِّكَاحَ سُنَّةٌ مِنْ سُنَنِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: وَاللهِ إِنِّي لَأَخْشَاكُمْ لِلّٰهِ وَأَتْقَاكُمْ لَهُ، لٰكِنِّيْ أَصُوْمُ وَأُفْطِرُ ، وَأُصَلِّيْ وَأَرْقُدُ وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِيْ فَلَيْسَ مِنِّيْ.

Hadirin yang Berbahgia; bahwa nikah adalah merupakan sunah Rasulullah SAW. Nabi bersabda: Demi Allah, Aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian, dan juga paling bertakwa kepada-Nya. Akan tetapi aku berpuasa dan juga berbuka, aku sholat dan juga tidur serta menikahi wanita. Barang siapa yang benci terhadap sunahku, maka dia bukanlah dari golonganku.

وَقَالَ أَيْضًا يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.

وَقَالَ أَيْضًا خَيْرُ النِّسَاءِ امْرَأَةٌ إِذَا نَظَرْتَ إِلَيْهَا سَرَّتْكَ، وَإِذَا أَمَرْتَهَا أَطَاعَتْكَ، وَإِذَا غِبْتَ عَنْهَا حَفَظَتْكَ فِي نَفْسِهَا وَمَالِكَ

وَقَالَ اللهُ تَعَالٰى يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ.

Istri yang baik adalah wanita yang menggembirakan hatimu ketika dipandang, apabila kamu perintah dia menaatimu, apabila kamu tiada dia mampu menjaga kehormatan dirinya dan hartamu. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah SWT ialah orang yang paling bertakwa.

وَقَالَ أَيْضًا وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى اْلقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلاٰيَاتِ وَالذِّكِرِالْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمَ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ.

أَعُوْذُ بِا للّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوْا اللهَ الَّذِيْ تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ. إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَاسْتَغْفِرُوْا اللهَ اْلعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَشَايِخِي وَلِسَائِرِ الْمُسِلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْه×٣

 

Ilmu

Para ulama ahli hikmah memberikan tafsir kata ilmu. Dijelaskan bahwa kata ilmu terdiri dari tiga huruf yaitu Ain, Lam, dan Mim.

A'in merupakan turunan dari kata ‘illiyyin (derajat tinggi), Lam merupakan turunan dari lutf (kelembutan), sedangkan Mim merupakan turunan dari kata mulk (raja).

Penjelasan itu memberikan arti bahwa Allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu. Tidak hanya itu, Allah juga akan memberikan kepada orang yang berilmu kemuliaan, kelembutan hati, dan memberikan kecintaaan (disukai orang).

Selain itu, dengan ilmu akan menjadi salah satu pembeda antara manusia dan hewan. Oleh sebab itu menurut Imam Al-Ghazali seyogyanya seseorang harus menjadi orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu.

Hal ini karena Nabi Muhammad SAW memerintahkan seseorang untuk menjadi orang alim atau muta’allim, menjadi pelajar atau menjadi pendengar atau menjadi pecinta ulama, bukan sebaliknya yakni menjadi individu dan atau kelompok manusia yang bukan alim, bukan pelajar, bukan pendengar, dan bukan juga pecinta ulama.


Imam Al-Ghozali dalam kitab Minhajul Muta'allim