Segala puji bagi Alloh SWT, yang sampai dengan saat ini memberikan kita kompas iman di tengah hiruk-pikuk kepentingan dunia yang tak berkesudahan. Sholawat dan salam semoga terus dapat kita lantunkan untuk Rosululloh Muhammad SAW., sebagai bentuk mahabbah kita.
Kadang dalam kehidupan ini, ibarat kita dan ambulance, hanya memanggil disaat darurat saja. Begitu juga kita, ketika dalam keadaan ada masalah saja kemudian secara terus menerus merengek-rengek meminta kepada Alloh, tetapi setelah masalah itu rampung, kebanyakan dari kita kemudian lupa... dan akan terulang seperti begitu lagi.. Tidak seintensif sewaktu ada banyak masalah.
Yang lebih parah lagi ada masalah tapi malah menjauh dari Alloh SWT. (pergi ke tempat-tempat yg tidak semestinya mendapat keterangan dan pertolongan) Karena itu Al-Qur'an mengingatkan kita: وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا
Saat ini kita hidup di era distraksi (berbagai bentuk gangguan). Banyak orang tersesat meskipun memiliki segalanya, karena mereka kehilangan "Sinyal" spiritual.
Pandangan saya sederhana: Manusia membutuhkan sistem navigasi yang akurat. Jika dunia memiliki GPS untuk menunjukkan jalan fisik, maka Alloh SWT memberikan Sholat dan Al-Qur'an sebagai GPS (Global Positioning System) bagi ruhani dan kehidupan kita, agar lebih terarah dan tidak jumud kemudian gampang terperosok, tersesat ke dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat sia-sia dan merugikan.
Pertama; Al-Qur'an: Peta Jalan (Hudan) yang Presisi. Al-Qur'an bukan sekadar tumpukan kertas bacaan atau hiasan rak lemari, melainkan merupakan petunjuk jalan yang lurus هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ “petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu sekaligus pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” karena itu, Tanpa Al-Qur'an, manusia akan buta arah dalam membedakan yang haq dan yang bathil.
Alloh SWT berfirman: نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ "Dia menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya" (QS. Ali Imran/3:3).
Dalam QS. Al-Isra': 9 Alloh berfirman: اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰنَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا كَبِيْرًاۙ "Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa bagi mereka ada pahala yang sangat besar"
Nabi SAW bersabda: تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ " “Aku tinggalkan dua perkara kepada kalian. Kalian tidak akan tersesat selamanya jika kalian berpegang teguh dengan keduanya, (yaitu) Al-Quran dan sunnah ku (hadist)”
Dalam hadist Qudsi disebutkan: يَقُولُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: مَنْ شَغَلَهُ ذِكْرِي عَنْ مَسأَلَتِي، أَعْطَيْتُهُ أَفْضَلَ مَا أُعْطِي السَّائِلِينَ. Allah 'Azza Wa Jalla berfirman: Barang siapa yang sibuk mengingatiku (berzikir) sehingga menyebabkan dia lupa untuk (berdo'a) meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberikannya sesuatu yang lebih baik daripada apa yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta kepada-Ku.
Karena itu: Jadikan Al-Qur'an sebagai referensi pertama dalam setiap keadaan dan masalah, cek "peta" sebelum melangkah.
Ke-dua; Sholat: Koneksi Sinyal yang Menjaga Keselamatan kita. Jika Al-Qur'an adalah Peta-nya, maka Sholat adalah proses sinkronisasi diri dengan Sang Pencipta.
Sholat berfungsi sebagai pengendali perilaku agar tetap berada di jalur yang benar. Alloh SWT., dalam QS. Al-Ankabut berfirman: اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ "Muhammad, Bacalah Al-Qur’an lalu kerjakanlah Sholat. Karena Sholat itu mencegah perbuatan buruk, keji dan mungkar, sholat itu lebih besar keutamaannya daripada ibadah yang lain."
Rasulullah SAW., menyebutkan saking pentingnya sholat Beliau bersabda: وَالصَّلَاةُ نُورٌ (صحيح مسلم) "Salat adalah cahaya" maka Barang siapa yang memeliharanya, akan mendapatkan cahaya, (bukti nyata, keselamatan).
Terkait Hadits ini Syekh Nawawi menyebutkan dalam kitabnya: وَالصَّلَاةُ نُورٌ فَمَعْنَاهُ أَنَّهَا تَمْنَعُ مِنَ الْمَعَاصِي وَتَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَتَهْدِي إِلَى الصَّوَابِ كَمَا أَنَّ النُّورَ يُسْتَضَاءُ بِهِ (شرح النووي على مسلم) "Shalat adalah cahaya. Maknanya, shalat bisa mencegah kemaksiatan, mencegah kekejian, mencegah kemungkaran dan memberi petunjuk pada kebenaran sebagaimana cahaya digunakan untuk menerangi” (Syarhu An-Nawawi ‘Ala Muslim, juz 3 hlm 101).
Fungsi cahaya:
Membedakan antara manfaat dan bahaya: Tanpa cahaya, kita tidak tahu apakah benda dihadapan kita berbahaya atau tidak.
Penerang jalan dan tempat: Kalau kita menuju tujuan, tapi jalannya gelap, tentu kita tidak akan sampai. Berada di tempat yang gelap adalah keadaan yang menakutkan.
Dan Kelak pada hari kiamat, orang yang menyia-nyiakan sholat akan dikumpulkan bersama Qarun, Haman, Fir’aun. (Qarun adalah orang yang sangat kaya. Termasuk keluarga Nabi Musa. Haman: salah seorang pejabat penting dalam kerajaan Fir’aun. Fir’aun tidak ada orang yang mau disebut sebagai Fir’aun "icon kezalliman, kediktatoran").
Maka Perbaikilah Sholat kita supaya hidup menjadi lebih tenang dan berkelas, وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا "Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam (semua) urusannya"
Artinya, Allah akan meringankan dan memudahkan (semua) urusan, serta menjadikan bagi kita jalan keluar dan solusi yang segera (menyelesaikan masalah yang dihadapinya).
Para ulama’, Guru-guru kita, Orang tua Kita sesungguhnya telah memberikan navigasi tentang hidup ini bahwa meninggalkan sholat secara sengaja dapat merusak tatanan kehidupan dan agama seseorang.
Mereka mengibaratkan sholat dengan mandi. Jika mandi membersihkan kotoran fisik, maka sholat membersihkan "kotoran" dosa yang menghambat perjalanan hidup kita.
Karena itu! Jadikan Al-Qur'an sebagai referensi pertama dalam setiap keadaan "masalah" (cek "peta" sebelum melangkah). Lalu Perbaiki kualitas sholat kita "sinyal" maka, petunjuk Alloh akan menghujam kuat dalam hati kita.
Bahwa hidup tanpa petunjuk Al-Qur'an dan tanpa koneksi Sholat, ibarat berkendara di tengah hutan gelap tanpa lampu dan peta. Kita akan mudah lelah, tersesat, dan akhirnya celaka. Maka, Jadikan paruh akhir Sya'ban ini sebagai kesempatan baru,
Semoga Alloh SWT senantiasa menjaga iman dan langkah kita, memberikan kesehatan untuk kita, melalui wasilah Sholat dan Al-Qur'an sehingga kita bisa bahagia tak hanya di dunia lebih lebih sampai akhirat kelak.










