Selamat Datang Di Website ZAINUDDINKAUMSARUNGAN Semoga Bermanfaat bagi para Pembaca yang Budiman !!!

Search

Memori at PASCASARJANA

UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2015.

STUDY ACADEMIC

STAND UP LEFT "SANUSI (NTT), ZAINUDDIN (PAPUA),ZAID (SAUDI), CHAMRY (SUDAN), SHAMIR (IRAQ), BADRUS (PAKISAJI) ".

MY FAMILY

BAHAGIA SELALU DALAM KEBERKAHAN DAN RIDHO- NYA.

MOTIVASI HIDUP

DALAM KEBINEKAAN.

FRIEND IN NEED IS FRIEND IN DEED

TEMAN SEJATI ADALAH TEMAN DALAM KESEMPITAN.

Kedudukan Syukur

 KHUTBAH PERTAMA


السلام عليكم ورحمة الله وبركا


الله أكبر (9×). الله أكبر كبيرا, و الحمد لله كثيرا, و سبحان الله بكرة و أصيلا.

والصلاة والسلام علي سيدنا رسول الله محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

قال الله تعالى في القرآن الكريم: يأيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته, ولا تموتنَّ إلا وأنتم مسلمون.

صدق الله العظيم.

أوصيكم وإياي نفسي بتقوى الله, فقد فاز المتقون.

أما بعد . . .


Jama’ah Idul Fithri 1442 H. yang dirahmati oleh Allah SWT.

Puasa Ramadhan, dan segala ibadah yang menyertainya, alhamdulillah telah kita jalankan. Tujuannya antara lain: La’allakum tasykurûn…agar kalian bersyukur…kata Allah saat menutup firman-Nya di dalam Surah al-Baqarah 185.

Di saat pandemi Covid-19 dengan segala efek negatifnya, tentu oleh agama kita dituntut untuk bersabar dan beristiqomah dalam kesabaran itu. Namun, masihkah kita juga harus bersyukur?

Dalam khazanah al-Qur`an, orang yang bersyukur disebut:

Pertama: Syâkir

Kedua: Syakûr

Kata Syâkir misalnya kita dapatkan misalnya di dalam Surah Al-A`raf ayat 144, ketika Allah berfirman kepada Nabi Musa as. Adapun kata Syakûr bisa kita jumpai antara lain di dalam Surah al-Isra` ayat 3, saat Allah berfirman tentang Nabi Nuh as.

Di dalam bahasa Indonesia, kedua kata ini memiliki arti yang sama, yaitu “orang yang bersyukur”, namun ada perbedaan makna antara Syâkir dan Syakûr ini. Perhatikan berikut ini:

الشاكر: الذي يشكر على الموجود # الشكور: الذي يشكر على المفقود

Syâkir adalah orang yang bersyukur atas apa yang ada # Syakûr adalah orang yang bersyukur atas apa yang tiada

الشاكر: الذي يشكر على الرِفد # الشكور: الذي يشكر على الرد

Syâkir adalah orang yang bersyukur atas pemberian # Syakûr adalah orang yang bersyukur atas penolakan

الشاكر: الذي يشكر على النفع # الشكور: الذي يشكر على المنع

Syâkir adalah orang yang bersyukur saat meraih manfaat # Syakûr adalah orang yang bersyukur saat tidak memperoleh manfaat

الشاكر: الذي يشكر على العطاء # الشكور: الذي يشكر على البلاء

Syâkir adalah orang yang bersyukur saat memperoleh anugerah # Syakûr adalah orang yang bersyukur saat tertimpa musibah

الشاكر: الذي يشكر على البذل # الشكور: الذي يشكر على المطل

Syâkir adalah orang yang bersyukur saat mampu mengerahkan # Syakûr adalah orang yang bersyukur saat harus menangguhkan

Demikianlah kitab ar-Risâlah al-Qusyairiyah menggambarkannya.

Ma’âsyiral muslimîn rahimakumullâh.

Di masa pandemi ini, kita ber-syâkir kepada Allah, karena Allah masih titipkan kehidupan untuk kita, sehingga dengan anugerah kehidupan dari Allah itu, kita masih punya kesempatan mengabdi kepada-Nya. Kita pun ber-syakûr kepada Allah, karena dengan ujian pandemi yang Allah anugerahkan kepada kita ini, kita punya kesempatan luas untuk bisa mempraktekkan ibadah yang ganjarannya tiada tara, yaitu berupa sabar dalam menghadapi ujian dan musibah. Kita ber-syâkir kepada Allah atas segala nikmat yang terus mengalir untuk kita, kita pun ber-syakûr kepada Allah yang menganugerahkan ujian dan musibah kepada kita, dan sesuai sabda Rasulullah Saw., Allah jadikan ujian dan musibah itu sebagai kaffârah atau penebus dosa-dosa kita dan sebagai sarana kita untuk dapat naik kelas ketaqwaan dan peringkat kemuliaan di sisi-Nya.

Demikianlah jika kita mau memandang lebih dalam, hanya sikap kesyukuran antara Syâkir dan Syakûr yang pantas kita tampilkan di hadapan Allah SWT, secara terus menerus, sehingga tiada alasan untuk mengeluh, tiada pula kesempatan untuk meratapi, apalagi mencaci-maki.

Maha benar firman Allah SWT:

وَإِنْ تعُدُّوا نِعْمَةَ اللهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, tentu kalian tiada mampu menghimpunnya, sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun dan Maha Penyayang. (An-Nahl: 18)

Akhirnya, semoga, ibadah Ramadhan dengan segala ujiannya, dan masa Pandemi dengan segala cobaannya, mampu membuka mata batin kita untuk dapat bersyukur atas segala anugerah Allah SWT kepada kita, baik itu anugerah kelapangan, maupun kesempitan; baik kesenangan, maupun kesedihan; baik suka, maupun duka. Semoga di momentum Idul Fithri ini, kita bisa sampai pada tujuan yang Allah ridhai, yaitu: La’allakum tasykurûn…agar kita senantiasa mampu bersyukur kepada-Nya, âmîn yâ Rabbal ’âlamîn.

بارك الله لى ولكم فى القرآن الكريم. ونفعنى وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم. وتقبّل منى ومنكم تلاوته, إنه هو السميع العليم. أقول قولى هذا فاستغفروا الله, إنّه هو الغفور الرّحيم.


KHUTBAH KEDUA

الله أكبر (7 مرات) و لله الحمد.

أشهد ان لا إله إلا الله الملك العلاّم, و أشهد أن سيدنا محمدا عبده و رسوله سيد الأنام.

أللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه صلاةً وسلاما دائمَين متلازمَين على ممرِّ الدهور والأيام.

أيها الناس, إتقوا الله حقَّ تقواه, وراقبوه مراقبة من يعلم أنه يراه.

أللهم اغفر للمسلمين و المسلمات, و المؤمنين و المؤمنات, ألأحياء منهم و الأموات, إنك سميع قريب مجيب الدعوات, يا قاضي الحاجات.

ربنا ءاتنا من لدنك رحمة, وهيئ لنا من أمرنا رشدا

ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم, وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة, وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

والحمد لله رب العالمين.

تقبل الله منا ومنكم, من العائدين والفائزين والمقبولين, كل عام وأنتم بخير.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Kampus Merdeka 2021




Selamat Hardiknas 2021

Lampung, 02 Mei 2021

Zainuddin:


Program Kampus Merdeka merupakan program unggulan Mendikbudristek Anwar Nadiem Makarim dalam hal ini Pemerintah semakin banyak memberikan motivasi kepada para Guru dan Tenaga Kependidikan untuk menulis buku ajar Referensi Pustaka dengan tambahan nilai Angka Kredit sebesar 20 poin, yang tentunya akan berdampak pada percepatan kenaikan Pangkat, Golongan serta Gaji bagi para ASN, hehe...


Sebagaimana pesan Dalam QS. Ashr bahwa: Allah mengeneralisir kerugian pasti akan dialami oleh segenap manusia kecuali mereka yang memiliki empat kriteria sebagaimana yang disebutkan dalam QS., tersebut: Kokohnya Iman. Ilmu yang Amaliah dan Amal yang Ilmiah, Saling mengingatkan dalam kebaikan, dan yang keempat adalah bersabar dikala sempit maupun lapang.


لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتِيْ مَضَتْ 


"Tidak akan pernah kembali hari-hari (waktu) yang telah berlalu."


Maqolah diatas Ini memberikan peringatan bagi kita dan siapa saja agar senantiasa semangat untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu terus mengalir, umur semakin berkurang. Melewatinya secara sia-sia merupakan langkah yang salah. Hari Senin barangkali akan datang lagi hari minggu dan minggu berikutnya, namun Senin hari ini dan yang sudah lewat tak akan pernah terulang kembali. Itulah mengapa waktu diibaratkan seperti pedang; bila tak pandai menggunakannya ia akan melukai tuanya.


"Tatkala waktuku habis tanpa karya dan pengetahuan, lantas apa makna umurku ini?" (KH. Hasyim Asy'ari).


Sebagai wujud legitimate of knowledge maka pada kesempatan Hari Pendidikan Nasional 02 Mei 2021 kali ini saya mempersembahkan dan wakafkan 2 (Dua) Karya Tulis, buku pertama dengan judul: Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru dengan Pengantar dari Ibu Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom SE., MM, sekaligus Rektor Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nuuwar Fakfak, Buku yang kedua dengan judul: Pengembangan Evaluasi Pendidikan dengan pengantar dari Bapak  Dr. SURIEL SEMUEL MOFU, S.Pd, M.Ed (TEFL), M.Phil (Oxon)., selaku Kepala LLDikti Wilayah XIV Papua dan Papua Barat. kiranya keduanya dapat memberikan manfaat dan khazanah akan Perkembangan dan kemajuan Pendidikan khususnya di kabupaten Fakfak dan masyarakat Indonesia umumnya.


Demikian kiranya apa yang dapat saya hibahkan pada kesempatan kali ini untuk pendidikan semoga membawa barokah:

Amin...

Fathul Qulub

Sinten mawon ingkang apal sekabehane Fuqoha Sab'ah (7 orang ahli fiqih) mongko gampang olehe ke-futuh, alias kebuka' atine lan gampang dadi wong alime.


(Syaikhona Maimoen Zubair)

"Barangsiapa menghafal Fuqoha' Sab'ah, maka ia dimudahkan dalam futuhnya, atau terbuka hatinya dan mudah menjadi orang alim".


Fuqoha' Sab'ah adalah ahli fikih dari kalangan tabi'in yang hidup di Madinah dan menjadi rujukan masalah fiqih pada masanya. Mereka adalah:

1. Ubaidillah bin Abdillah bin Mas'ud Al-Hudzali, wafat 94 H.

2. Urwah bin Al-Zubair bin Al-Awwam, wafat 94 H.

3. Al-Qosim bin Muhammad bin Abu Bakar, wafat 106 H.

4. Sa'id bin Musayyib, wafat 94 H.

5. Abu Bakar bin Abdurrahman Al-Makhzumi, wafat 94 H.

6. Sulaiman bin Yasar, wafat 107 H.

7. Khorijah bin Zaid, wafat 99 H.


Qowaidul Fiqhiyyah:

Agar mudah dihafal, ketujuh ahli fikih itu dirangkum dalam syi'ir berikut:


ألا كل من لا يقتدي بأئمة * فقسمته ضيزى عن الحق خارجة

فخذهم عبيد الله عروة قاسم * سعيد أبو بكر سليمان خارجه


Alaa Kullu Man Laa Yaqtadii Bi-aimmati

Faqismatuhuu Dliizaa Anil Haqqi Khoorijah

Fakhudzhum Ubaidulloohi Urwatu QoosimuS Sa'iidunAbuu Bakrin Sulaimaanu Khoorijah.


Wahyudi

HAKIKAT GURU

Hakikat guru menurut Al-Imam Ibnu Athoillah al-Askandary Ra: 


ليس شيخك من سمعت منه

Guru sejati bukanlah orang yang engkau dengar (ceramah-ceramah) sebatas dari lisannya saja.


وإنما شيخك من أخذت عنه

Tapi, dia adalah seorang yang menjadi tempatmu didalam mengambil hikmah dan akhlaq


و ليس شيخك من واجهتك عبارته 

Bukanlah guru sejati, seseorang yang hanya membimbingmu sekedar makna dari kata-kata


وإنما شيخك الذى سرت فيك إشارته

Tapi, orang yang disebut guru sejati bagimu adalah orang yang isyarat-isyaratnya mampu menyusup dalam sanubarimu.


وليس شيخك من دعاك الى الباب

Dia bukan hanya seorang yang mengajakmu sampai kepintu.


وإنما شيخك الذى رفع بينك وبينه الحجاب

Tapi, yang disebut guru bagimu itu adalah orang yang (bisa) menyingkap hijab (penutup) antara dirimu dan dirinya.


وليس شيخك من واجهك مقاله

Bukanlah gurumu, orang yang ucapan-ucapannya membimbingmu


وإنما شيخك الذى نهض بك حاله

Tapi, yang disebut guru bagimu adalah orang yang aura kearifannya dapat membuat jiwamu bangkit dan bersemangat.


شيخك هو الذى أخرجك من سجن الهوى و دخل بك على المولى

Gurumu yang sejati adalah yang membebaskan mu dari penjara hawa nafsu, lalu memasukan mu ke ruangan Tuhan mu


شيخك هو الذى مازال يجلو مرآة قلبك حتى تجلت فيها انوار ربك

Guru sejati bagimu adalah orang yang senantiasa menjernihkan cermin hatimu, sehingga cahaya Tuhanmu dapat bersinar terang di dalam hatimu.

Mudah-mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang sholeh...⁣

Aamiin...

Nama-nama Surga dalam Al-Qur an

Nama-nama Surga dalam Al-Qur an:


1. Jannattul Khuldi

قُلْ أَذَلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاء وَمَصِيرًا

Katakanlah: "Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau Jannatul Khuldi (surga yang kekal) yang telahdijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?" Diamenjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?" (Al-Furqan: 15)


2. Al-Maqam Al-Amin

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ (51) فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (52) يَلْبَسُونَ مِن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَقَابِلِينَ (53)

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam Al-Maqam Al-Amin (tempat yang aman). Yaitu di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air. Mereka memakai sutera yang halus dan suterayang tebal, (duduk) berhadap-hadapan. (Ad-Dukhan: 51-53)


3. Al-Firdaus

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. (Al-Kahfi: 107)


4. Al-Raudhah

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَهُمْ فِي رَوْضَةٍ يُحْبَرُونَ

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam Raudhah (taman) bergembira. (Ar-Rum: 15)


5. Jannatu ‘And

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَآؤُونَ كَذَلِكَ يَجْزِي اللّهُ الْمُتَّقِينَ

(yaitu) surga Adn yang mereka masuk kedalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, didalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (An-Nahl: 31)


6. Darussalam

لَهُمْ دَارُ السَّلاَمِ عِندَ رَبِّهِمْ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga)pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan. (Al-An’am: 127)


7. Jannatul Ma’wa

أَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ جَنَّاتُ الْمَأْوَى نُزُلًا بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka bagi mereka Jannatul Ma’wa (surga-surga tempat kediaman), sebagai pahala terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (As-Sajdah: 19)


8. Jannatu Na’im

أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٍ

Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam Jannatu Na’im(surga yang penuh kenikmatan)? (Al-Ma’arij:38)


9. Darul Muttaqin

وَقِيلَ لِلَّذِينَ اتَّقَوْاْ مَاذَا أَنزَلَ رَبُّكُمْ قَالُواْ خَيْرًا لِّلَّذِينَ أَحْسَنُواْ فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَلَدَارُ الآخِرَةِ خَيْرٌ وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِينَ

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik Darul Muttaqin (tempat bagi orang yang bertakwa). (An-Nahl: 30)


10. Darul Muqamah

الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِن فَضْلِهِ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ

Yang menempatkan kami dalam Darul Muqamah (tempat yang kekal) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu". (Fathir: 35)


_____

Semoga kita diizinkan Allah SWT menjadi salah satu penghuni nya.