Selamat Datang Di Website ZAINUDDINKAUMSARUNGAN Semoga Bermanfaat bagi para Pembaca yang Budiman !!!

Search

Memori at PASCASARJANA

UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2015.

STUDY ACADEMIC

STAND UP LEFT "SANUSI (NTT), ZAINUDDIN (PAPUA),ZAID (SAUDI), CHAMRY (SUDAN), SHAMIR (IRAQ), BADRUS (PAKISAJI) ".

MY FAMILY

BAHAGIA SELALU DALAM KEBERKAHAN DAN RIDHO- NYA.

MOTIVASI HIDUP

DALAM KEBINEKAAN.

FRIEND IN NEED IS FRIEND IN DEED

TEMAN SEJATI ADALAH TEMAN DALAM KESEMPITAN.

Sholawat saat khutbah berlangsung

Assalamu ’alaikum wr. wb
Ketika khatib sudah naik mimbar, semua jamaah shalat Jumat tidak boleh saling berbicara tetapi harus menyimak dan mendengar dengan baik khutbah. Yang ingin kami tanyakan, ketika khatib dalam khutbahnya membaca ayat innallaha wamalaikatahu yushalluna ‘alan nabiy, apakah boleh jamaah mengucapkan shalawat dengan mengeraskan suaranya? Mohon penjelasannya. Atas penjelasannya kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu ’alaikum wr. wb (Sutikno/Pemalang)

Jawaban
Assalamu’alaikum wr. wb
Penanya yang budiman, semoga selalu dirahmati Allah swt. Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk bershalawat kepadanya. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran surat Al-Ahzab sebagai berikut,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا 

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershawalat untuk Nabi. Wahai orang-orang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya,” (Q.S. Al-Ahzab [33]: 56).

Menurut para ulama, shalawat dari Allah mengandung pengertian memberi rahmat, dari malaikat memohonkan ampunan, dan dari orang-orang beriman mengandung pengertian berdoa agar diberi rahmat.

Para ulama telah bersepakat bahwa shalawat kepada Nabi SAW hukumnya adalah wajib. Sedang ukuran shalawat yang wajib baca adalah allahumma shalli ‘ala muhammad dan selebihnya adalah sunah, seperti allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammad.

Namun mereka berbeda pendapat mengenai kapan membaca shalawat itu diwajibkan? Apakah kewajiban tersebut hanya sekali seumur hidup atau hanya dalam shalat, atau kewajiban tersebut hanya berlaku ketika nama beliau disebut?

Dalam hal ini ada tiga pendapat. Pendapat pertama yang merupakan pendapat yang dianut kebanyakan ulama menyatakan bahwa kewajiban membaca shalawat kepada Nabi saw hanya sekali dalam seumur hidup.

Pendapat kedua menyatakan bahwa kewajiban membaca shalawat itu adalah dalam setiap shalat pada tasyahud akhir. Ini adalah pendapat yang dianut Madzhab Syafi’i dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad bin Hanbal.

Pendapat ketiga menyatakan bahwa membaca shalawat adalah wajib ketika nama Nabi saw disebutkan. Pendapat ini dipilih oleh Ath-Thahawi salah seorang ulama kesohor dari kalangan Madzhab Hanafi dan Al-Halimi salah seorang ulama pengikut Madzhab Syafi’i.

اِتَّفَقَ الْعُلَمَاءُ عَلَى وُجُوبِ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ اخْتَلَفُوا فقِيلَ تَجِبُ فِي الْعُمْرِ مَرَّةً وَهُوَ الْأَكْثَرُ وَقِيلَ : تَجِبُ فِي كُلِّ صَلَاةٍ فِي التَّشَهُّدِ الْأَخِيِر وَهُوَ مَذْهَبِ الشَّافِعِيِّ وَإِحْدَى الرِّوَايَتَيْنِ عَنْ أَحْمَدَ وَقِيلَ : تَجِبُ كُلَّمَا ذُكِرَ وَاخْتَارَهُ الطَّحَاوِيُّ مِنَ الْحَنَفِيَّةِ وَالْحَلِيمِيُّ مِنَ الشَّافِعِيَّةِ وَالْوَاجِبُ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَمَا زَادَ سُنَّةٌ

“Para ulama telah sepakat atas wajibnya membaca shalawat kepada Nabi SAW, kemudian mereka berselisih pendapat, ada yang mengatakan (qila) wajib sekali dalam seumur hidup dan ini adalah pendapat kebanyakan ulama. Ada juga yang mengatakan (qila) wajib dalam setiap shalat dalam tasyahhud akhir, ini adalah pendapat Madzhab Syafi’i dan salah satu riwayat dari imam Ahmad bin Hanbal. Dan pendapat lain mengatakan (qila) wajib ketika nama Rasulullah SAW disebutkan, dan Ath-Thahawi salah seorang ulama dari Madzhab Hanafi dan Al-Halimi salah satu ulama dari Madzhab Syafi’i memilih pendapat ini. Sedangkan yang wajib adalah membaca allahumma shalli ‘ala muhammad dan selebihnya adalah sunah,” (Al-Khazin, Lubab at-Ta`wil fi Ma’ani at-Tanzil, Bairut-Dar al-Fikr, tt, juz, V, h. 274)

Nah dari sini tampak jelas bahwa secara umum bershalawat kepada Nabi SAW adalah wajib. Para ulama hanya berbeda pendapat mengenai soal kapan dan di mana wajibnya bershalawat kepada Nabi SAW. Misalnya, Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa bershalawat kepada Nabi SAW wajib di dalam setiap shalat dalam tasyahhud akhir.

Pertanyaannya bagaimana jika khatib dalam khutbah membaca ayat innallaha wa malaikatahu yushalluna ‘alan nabiy...., apakah jamaah boleh membaca atau bershalawat kepada Nabi SAW dengan suara yang tinggi atau keras?

Dalam kasus ini menurut An-Nawawi dan para ulama lainnya bahwa ketika khatib dalam khutbahnya membaca ayat innallaha wa malaikatahu yushalluna ‘alan nabiy...tidaklah dimakruhkan bagi orang yang mendengarkan khutbah atau para jamaah untuk meninggikan suaranya tanpa berlebihan dalam bershalawat kepada Nabi SAW.

قَالَ النَّوَوِيُّ وَغَيْرُهُ: وَلَا يُكْرَهُ أَيْضًا رَفْعُ الصَّوْتِ بِلَا مُبَالَغَةٍ فِي الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ (ص) إِذَا قَرَأَ الْخَطِيبُ: ( إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ )

Muhyiddin Syarf An-Nawawi dan ulama yang lain berpendapat bahwa tidak makruh mengeraskan atau meninggikan suara tanpa berlebihan dalam membaca shalawat kepada Nabi SAW ketika khatib membaca ayat innallah wa malaikatahu yushalluna ‘alan nabiy’,” (Lihat, Ibnu Hajar Al-Haitsami, Al-Fatawil Kubra Al-Fiqhiyyah, Bairut-Dar al-Fikr, tt, juz, I, h. 253).

Demikian jawaban yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami dengan baik. Saran kami perbanyaklah shalawat kepada Nabi SAW dan kebaikan pada setiap hari Jumat karena insya Allah hal tersebut akan membawa manfaat baik. Kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq,
Wassalamu’alaikum wr. wb

Indahnya Mengawal aktivitas pagi dengan kewajiban subuh

Bangun buat melaksanakan sholat subuh menggambarkan kewajiban untuk seluruh penganut islam, karna seperti itu terdapat sebagian panduan supaya gampang bangun sholat subuh yang dapat dipakai kala kita terasa kalau kita hadapi kesusahan buat bangun di waktu yang masih sangat pagi tersebut.

kegagalan buat bangun di ketika subuh berarti kita pula sudah kandas buat menunaikan salah satu kewajiban umat islam, ialah buat mengerjakan sholat 5 waktu.

karna seperti itu, bisa jadi untuk kita yang masih kerap tertidur wajib menjajaki tips - tips yang hendak kita bahas bersama - sama pada informasi ini.

dalam islam, sholat subuh menggambarkan sholat yang jadi pengawal aktivitas seorang dan juga ini merupakan sholat yang dinilai amat berarti buat dilindungi, karna itu pula sebagian orang butuh panduan supaya dapat bangun subuh.

belum lagi, nyatanya banyak khasiat yang dapat diterima seorang kala mereka melaksanakan sholat subuh serupa semisal sholat subuh merupakan salah satu perihal yang hendak memperlapang rezeki seorang.

perihal ini pula dikisahkan kala nabi muhammad saw tuntas sholat subuh dan juga memandang putrinya masih tertidur, dia membangunkannya dan juga berkata kalau waktu buat sholat subuh dan juga waktu saat sebelum terbitnya matahari merupakan masa dimana allah swt membagi - bagikan rezeki.

berikut ini merupakan sebagian panduan jitu supaya gampang bangun sholat subuh di pagi hari
bangun buat sholat subuh bisa jadi suatu yang susah dicoba oleh sebagian orang, dan juga perihal tersebut sangat dimaklumi, karna waktunya yang sangat pagi.

walaupun begitu, kewajiban seseorang muslimlah buat bangun dan juga mengagungkan allah di waktu tersebut serupa yang tertulis dalam hadits riwayat ahmad.

dalam hadits tersebut, nabi muhammad saw memohon kepada allah swt bagaikan tuhan semesta alam yang memegang kekuasaan hendak seluruh yang terjalin di dunia buat memberkati ummat dari nabi muhammad di pagi hari.

mengingat nabi muhammad saw telah mendoakan kita buat diberkati dikala sholat subuh, hingga terdapat sebagian panduan supaya gampang bangun sholat subuh untuk mereka yang kesusahan, ialah:

  1. mengenali tentang dampak kurang baik meninggalkan sholat subuh di pagi hari nyatanya banyak sebab kenapa orang - orang tidak berani meninggalkan sholat subuh, dan juga perihal itu karna terdapat sebagian dampak kurang baik yang dapat terjalin bila kita meninggalkan sholat yang satu ini. kala kita meninggalkan sholat subuh, hingga lazimnya jiwa kita hendak jadi lemah, dan juga kita pula hendak jadi lebih gampang meninggalkan perkara agama yang yang lain.
  2. mengenali apa yang dapat dia peroleh dari sholat subuh karna terdapat banyak keburukan meninggalkan subuh, nyatanya banyak pula kebaikan yang dapat didapat kala kita melaksanakan sholat subuh. terlebih bila dicoba berjamaah. karna perihal ini, banyak mereka yang mempraktikkan macam - macam trik supaya bangun sholat subuh dengan trik mereka seorang diri.
  3. tidur lebih cepat trik yang amat gampang dan juga dapat diaplikasikan oleh seluruh orang merupakan dengan tidur di waktu yang lebih kilat bila dibanding dengan lazimnya. waktu tidur wajar buat orang berusia merupakan 6 sampai 7 jam, jadi jalani perhitungan seorang diri dan juga tidur 7 sampai 8 jam saat sebelum waktu subuh datang.
  4. memelihara trik tidur yang baik yang setelah itu berfungsi berarti buat menolong waktu tidur merupakan dengan mempertahankan adab tidur kita. yakinkan kita senantiasa berdoa saat sebelum tidur, dan juga bahwa dapat bacalah surah al - ikhlas, al - falaq, dan juga an - nas saat sebelum tidur. inilah sebagian panduan supaya gampang bangun sholat subuh.

Pelipatan pahala muadzin

Peranan Pak Syakur sebagai muadzin masjid sangat penting. Di bulan puasa suara adzannya ditunggu banyak orang untuk berbuka. Begitu pula waktu sahur, seruan imsaknya menjadi pedoman warga sekitar untuk mengakhiri sahurnya. Namun dari tugas-tugas itu, hal yang terberat adalah mengumandangkan adzan lima kali sehari tepat waktu setiap kali waktu shalat fardhu telah tiba. Tugas ini menuntut kedisiplinan dan keistiqamahan yang tidak setiap orang sanggup dan mampu melakukannya.
Pak Syakur memang disiplin dan istiqamah dalam tugas-tugasnya. Sebagai muadzin beliau penuh tanggung jawab. Tapi terkadang tampak seperti aneh. Sehabis mengumandangkan adzan, Pak Syakur duduk nongkrong di depan masjid. Iqamah dilakukan orang lain. Shalat berjamaah pun dimulai.
Sementara di dalam masjid shalat jamaah dilaksanakan, Pak Syakur tetap duduk-duduk di depan. Ternyata yang ia lakukan adalah mengawasi dan memastikan keamanan sekitar masjid agar tidak ada satu pun sandal, sepatu atau kendaraan milik jamaah hilang; atau ada mobil yang dibobol oleh tangan-tangan jahil.
Penulis pernah membayangkan betapa besar pahala yang didapat Pak Syakur dengan menahan diri tidak ikut berjamaah besar di dalam masjid. Pak Syakur tentu mendapat pahala dari adzan yang ia kumandangkan. Ia tentu juga mendapat pahala dari mengamankan situasi sekitar masjid. Bukankah para jamaah yang jumlahnya puluhan hingga ratusan orang itu bisa khusyu’ dalam shalatnya karena merasa cukup aman.
Jika pahala sebanyak 27 yang didapat setiap orang dari mereka yang berjamaah itu diberikan kepada Pak Syakur, teruhlah 1 saja, maka bisa dibayangkan berapa besar pahala diterima Pak Syakur jika jumlah mereka mencapai 200 orang, misalnya. Besarnya pahala itu belum termasuk pahala yang didapat Pak Syakur karena ternyata dia selalu berjamaah kecil dengan beberapa orang yang datang terlambat, atau dengan orang yang datangnya setelah jamaah shalat selesai. Prinsipnya Pak Syakur sebagai muadzin tidak meninggalkan jamaah shalat di masjid.
Rasulullah SAW bersabda sebagaimana diriwayatkan Ibnu Majah:
المؤذنون أطول الناس أعناقا يوم القيامة
Artinya: “Muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya di hari Kiamat.” 

Dalam Syarah Muslim, An-Nawawi menjelaskan maksud frase “athwalunnas a’naqan” dalam hadits di atas, yakni banyaknya pahala yang didapat seorang muadzin akan dilihat semua orang di akhirat kelak. Artinya seorang muadzin akan menjadi sosok yang menonjol di akhirat karena banyaknya pahala yang diterimanya dari Allah SWT. 

Benar. Jangankan di akhirat kelak, di dunia saja pahala seorang muadzin sudah bisa dibayangkan karena ia berjasa besar mengingatkan kepada banyak orang, baik yang sedang sibuk maupun yang longar, bahwa saat shalat telah tiba. Ia juga membangunkan orang-orang tidur untuk shalat. Apalagi kalau muadzin itu secara suka rela bisa seperti Pak Syakur, yakni menciptakan suasana kondusif yang memungkinkan para jamaah di masjid shalat dengan kusyu’ sekaligus mencegah terjadinya pencurian di sekitar masjid.

Rahasia Mengembangkan Lembaga Pendidikan

Pengembangan ilmu dan lembaga pendidikan adalah tugas setiap sumberdaya dalam lintas pendidikan berikut pemangku jabatan.

المادة مهمة ولكن الطريقة اهم من المادة
"Materi Pembelajaran adalah sesuatu hal yang krusial penting, tetapi metode pembelajaran jauh lebih penting daripada materi pembelajaran."

Jadi, sebagus apa pun materi pembelajaran,  jika metode pembelajarannya kurang baik,  maka hasilnyapun tidak akan maksima

الطريقة مهمة ولكن المدرس اهم من الطريقة
"Metode pembelajaran adalah sesuatu yang penting, tetapi guru jauh lebih penting daripada metode pembelajaran."

Sehingga, sebagus apa pun metode pembelajaran,  tetapi jika guru yang bersangkutan tidak mampu mengajar dengan metode tersebut, maka hasilnya pun sama, tidak akan maksimal.
ungkapan yang sangat inspiratif ini perlu dimiiki setiap pendidik:

المدرس مهم ولكن روح المدرس اهم من المدرس
"Guru adalah fasilitator yang sangat penting, tetapi Jiwa Guru jauh lebih penting dari seorang guru itu sendiri."

Ungkapan yang sangat luar biasa!
Jiwa Guru jauh lebih penting! Ya,  kekuatan batin,  lebih didahulukan daripada kekuatan dzohir.

Membangun jiwa adalah dengan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah (اَلتَّقَرُبُ إلى اللّٰه ). Dengan melakukan amalan-amalan wajib,  ditambah dan disempurnakan dengan amalan-amalan sunnah. (Mbahyai Syukri)

Bayangkan jika kita... Mengajar dgn 'jiwa'. Niat kita ikhlas dalam mengajar, membimbing dan mendidik murid, ikhlas dalam menasehati. Disiplin ketika mengajar, dalam kehadiran, menyiapkan dan melaksanakan pembelajaran. Berakhlak baik kepada murid. Mendoakan mereka di setiap selesai sholat kita atau bahkan...mendoakan mereka di sepertiga malam-malam kita.

Insya Allah Ilmu dan nasehat-nasehat yang kita berikan terpancar murni dari hati & jiwa. maka para murid akan lebih mudah menerima ilmu dan nasehat-nasehat kita. Karena yang berasal dari jiwa, akan diterima oleh jiwa. Yang bersumber dari hati,  akan diterima oleh hati. 

Semoga bermanfaat bagi Pendidik.

Biografi Rosulullah

BIODATA RASULULLAH S.A.W

  • Nama                : Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalibs bin Hashim.
  • Tarikh lahir       : Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal bersamaan 20 April 571 Masehi (dikenali sebagai Tahun Gajah; sempena peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Kaabah).
  • Tempat lahir : Di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah.
  • Nama bapa : Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim.
  • Nama ibu : Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf.
  • Pengasuh pertama : Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapa Rasulullah SAW).
  • Ibu susu pertama : Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab).
  • Ibu susu kedua : Halimah binti Abu Zuaib As-Saadiah (lebih dikenali Halimah As-Saadiah. Suaminya bernama Abu Kabsyah).

USIA 5 TAHUN
Peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW yang dilakukan oleh dua malaikat untuk mengeluarkan bahagian syaitan yang wujud di dalam hatinya.

USIA 6 TAHUN
Ibunya Aminah binti Wahab ditimpa sakit dan meninggal dunia_ di Al-Abwa ' (sebuah kampung yang terletak di antara Makkah dan Madina, baginda dipelihara oleh Ummu Aiman (hamba perempuan bapa Rasulullah SAW) dan dibiayai oleh kakeknya Abdul Muttalib.

USIA 8 TAHUN
Kakeknya, Abdul Muttalib pula meninggal dunia.
Baginda dipelihara pula oleh bapak saudaranya, Abu Talib.

USIA 9 TAHUN
(Setengah riwayat mengatakan pada usia 12 tahun). Bersama bapa saudaranya, Abu Talib bermusafir ke Syam atas urusan perniagaan.
Di kota Busra, negeri Syam, seorang pendita Nasrani bernama Bahira (Buhaira) telah bertemu ketua-ketua rombongan untuk menceritakan tentang pengutusan seorang nabi di kalangan bangsa Arab yang akan lahir pada masa itu.

USIA 20 TAHUN
Terlibat dalam peperangan Fijar . Ibnu Hisyam di dalam kitab ' Sirah ' , jilid1, halaman 184-187 menyatakan pada ketika itu usia Muhammad SAW ialah 14 atau 15 tahun. Baginda menyertai peperangan itu beberapa hari dan berperanan mengumpulkan anak-anak panah sahaja.
Menyaksikan ' perjanjian Al-Fudhul '; perjanjian damai untuk memberi pertolongan kepada orang yang dizalimi di Makkah.

USIA 25 TAHUN
Bermusafir kali kedua ke Syam atas urusan perniagaan barangan Khadijah binti Khuwailid Al-Asadiyah.
Perjalanan ke Syam ditemani oleh Maisarah; lelaki suruhan Khadijah.
Baginda SAW bersama-sama Abu Talib dan beberapa orang bapa saudaranya yang lain pergi berjumpa Amru bin Asad (bapa saudara Khadijah) untuk meminang Khadijah yang berusia 40 tahun ketika itu. Mahar baginda kepada Khadijah adalah sebanyak 500 dirham.

USIA 35 TAHUN
Banjir besar melanda Makkah dan meruntuhkan dinding Kaabah.
Pembinaan semula Kaabah dilakukan oleh pembesar-pembesar dan penduduk Makkah.
Rasulullah SAW diberi kemuliaan untuk meletakkan ' Hajarul-Aswad ' ke tempat asal dan sekaligus meredakan pertelingkahan berhubung perletakan batu tersebut.

USIA 40 TAHUN
Menerima wahyu di gua Hira ' sebagai perlantikan menjadi Nabi dan Rasul akhir zaman.

USIA 53 TAHUN
Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Saidina Abu Bakar Al-Siddiq. Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal/ 24 September 622M.

USIA 63 TAHUN
Wafatnya Rasulullah SAW di Madinah Al-Munawwarah pada hari Isnin, 12 Rabiulawal tahun 11Hijrah/ 8 Jun 632 Masihi.

ISTERI-ISTERI RASULULLAH SAW.
  1. Khadijah Binti Khuwailid.
  2. Saudah Binti Zam'ah.
  3. Aisyah Binti Abu Bakar (anak Saidina Abu Bakar).
  4. Hafsah binti ' Umar (anak Saidina ' Umar bin Al-Khattab).
  5. Ummi Habibah Binti Abu Sufyan.
  6. Hindun Binti Umaiyah (digelar Ummi Salamah).
  7. Zainab Binti Jahsy.
  8. Maimunah Binti Harith.
  9. Safiyah Binti Huyai bin Akhtab.
  10. Zainab Binti Khuzaimah (digelar ' Ummu Al-Masakin ' ; Ibu Orang Miskin).
ANAK-ANAK RASULULLAH SAW
  1. Qasim
  2. Abdullah
  3. Ibrahim
  4. Zainab
  5. Ruqaiyah
  6. Ummi Kalthum
  7. Fatimah Al-Zahra '
ANAK TIRI RASULULLAH SAW
Halah bin Hind bin Habbasy bin Zurarah al-Tamimi (anak kepada Saidatina Khadijah bersama Hind bin Habbasy. Ketika berkahwin dengan Rasulullah, Khadijah adalah seorang janda).

IBU SUSUAN/SAUDARA SUSUAN
1. Thuwaibah 1. Hamzah
2. Abu Salamah Abdullah bin Abdul Asad

SAUDARA SUSUAN
1. Halimah Al-Saidiyyah 1. Abu Sufyan bin Harith bin Abdul Mutallib
2. Abdullah bin Harith bin Abdul ' Uzza
3. Syaima ' binti Harith bin Abdul ' Uzza
4. ' Aisyah binti Harith bin abdul ' Uzza

BAPA DAN IBU SAUDARA RASULULLAH SAW (ANAK-ANAK KEPADA ABDUL MUTTALIB)

1. Al-Harith
2. Muqawwam
3. Zubair
4. Hamzah ***
5. Al-Abbas ***
6. Abu Talib
7. Abu Lahab (nama asalnya Abdul Uzza)
8. Abdul Ka'bah
9. Hijl
10. Dhirar
11. Umaimah
12. Al-Bidha (Ummu Hakim)
13. Atiqah ##
14. Arwa ##
15. Umaimah
16. Barrah
17. Safiyah (ibu kepada Zubair Al-Awwam) ***

Sabda Rasulullah SAW:
"Sesiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sesungguhnya dia telah mencintai aku, Dan sesiapa yang mencintai aku nescaya dia bersama-samaku di dalam syurga" (Riwayat Al-Sajary daripada Anas )

اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى آله واصحابه وسلم

Nabi Muhammad SAW Manusia Agung.

KENALI NABI MUHAMMAD SAW. SECARA LAHIRIAH

Begitu indahnya sifat fizikal Baginda, sehinggakan seorang ulama Yahudi yang pada pertama kalinya bersua muka dengan Baginda lantas melafazkan keIslaman dan mengaku akan kebenaran apa yang disampaikan oleh Baginda.

Di antara kata-kata apresiasi para sahabat ialah:
Aku belum pernah melihat lelaki yang sekacak Rasulullah SAW.
Aku melihat cahaya dari lidahnya.
Seandainya kamu melihat Baginda, seolah-olah kamu melihat matahari terbit.
Rasulullah jauh lebih cantik dari sinaran bulan.
Rasulullah umpama matahari yang bersinar.
Aku belum pernah melihat lelaki setampan Rasulullah.
Apabila Rasulullah berasa gembira, wajahnya bercahaya spt bulan purnama.
Kali pertama memandangnya sudah pasti akan terpesona.
Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat.
Wajahnya seperti bulan purnama.
Dahi baginda luas, raut kening tebal, terpisah di tengahnya.
Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa marah.
Mata baginda hitam dengan bulu mata yang panjang.
Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli di bahagian sudut.
Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali pertama kali melihatnya.
Mulut baginda sederhana luas dan cantik.
Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan.
Apabila berkata-kata, cahaya kelihatan memancar dari giginya.
Janggutnya penuh dan tebal menawan.
Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca.
Warna lehernya putih seperti perak, sangat indah.
Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.
Rambutnya sedikit ikal.
Rambutnya tebal terkadang menyentuh pangkal telinga dan kdg-kdg mencecah bahu tapi disisir rapi.
Rambutnya terbelah di tengah.
Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur dari dada ke pusat.
Dadanya bidang dan selaras dgn perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih drpd biasa.
Seimbang antara kedua bahunya.
Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya, jarinya juga besar dan tersusun dgn cantik.
Tapak tangannya bagaikan sutera yang lembut.
Perut betisnya tidak lembut tetapi cantik.
Kakinya berisi, tapak kakinya terlalu licin sehingga tidak melekat air.
Terlalu sedikit daging di bahagian tumit kakinya.
Warna kulitnya tidak putih spt kapur atau coklat tapi campuran coklat dan putih.
Warna putihnya lebih banyak.
Warna kulit baginda putih kemerah-merahan.
Warna kulitnya putih tapi sihat.
Kulitnya putih lagi bercahaya.
Binaan badannya sempurna, tulang-temulangnya besar dan kukuh.
Badannya tidak gemuk.
Badannya tidak tinggi dan tidak pula rendah, kecil tapi berukuran sederhana lagi kacak.
Perutnya tidak buncit.
Badannya cenderung kepada tinggi, semasa berada di kalangan org ramai baginda kelihatan lebih tinggi drpd mereka.
KESIMPULANNYA
Nabi Muhammad SAW. adalah manusia agung yang ideal dan sebaik-baik contoh sepanjang zaman. Beliau adalah manusia mulia yang pernah di dunia.