Adab, niat dan tanggungjawab membayar zakat
A. Zakat fitrah wajib niat sebagaimana ibadah lainnya. Jika tidak niat, baik disengaja atau tidak, maka zakat fitrahnya tidak sah.
Referensi :
لا يصح أداء الزكاة إلا بالنية في الجملة وهذا لا خلاف فيه عندنا، وإنما الخلاف في صفة النية وتفريعها.
"Tidak sah menunaikan zakat kecuali disertai niat secara umum. Tidak ada perbedaan dalam masalah ini dalam madzhab kami (Syafi’i). Perbedaan hanya terjadi pada cara niat dan merinci niat". (al-Majmu’, 6/180).
وَلَوْ دَفَعَ ثُمَّ شَكَّ هَلْ وُجِدَتْ مِنْهُ نِيَّةٌ عِنْدَ الدَّفْعِ، أَوْ قَبْلَهُ، أَوْ لَمْ يُوجَدْ فَالْقِيَاسُ أَنَّهُ يَضُرُّ.
"Jika memberikan (harta untuk zakat), kemudian ragu-ragu apakah di dalamnya bersamaan dengan niat ketika memberikan, atau niat sebelumnya, atau tidak ada niat sama sekali, maka zakatnya tidak sah". (Syarhu al-Bahjati al-Wardiah, [Matba’ah Maimaniah: tanpa tahun], juz VI, halaman 415).
Berikut adalah perincian niat Zakat fitrah
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri;
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Istri:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'ala.”
Bagi Penerima zakat fitrah disunnahkan Berdo'a:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Artinya, “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”
B. Zakat fitrah istri wajib dikeluarkan oleh suaminya. Zakat fitrah anak yang belum baligh wajib dikeluarkan oleh ayahnya.
Referensi :
ويزكي الشخص عن نفسه وعمن تلزم نفقته من المسلمين.
"Dan seseorang wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya sendiri dan juga untuk orang yang ia tanggung nafkahnya, yakni orang-orang yang ia tanggung nafkahnya dan beragama islam". (Fath al-Qarib al-Mujib, [al-Maktabah al-Syamilah], halaman 131).
قال الجمهور تجب الزكاة على الزوج لزوجته إلحاقا بالنفقة.
"Mayoritas ulama mengatakan, seorang suami wajib menanggung zakat fitrah istrinya, sama hukumnya seperti hukum nafkah". (Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki, Ibanatul Ahkam, [Beirut, Darul Fikr: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz 2, halaman 250).
يجب على من توفرت لديه هذه الشرائط الثلاثة، أن يخرج زكاة الفطر عن نفسه، وعمن تلزمه نفقتهم، كأصوله وفروعه، وزوجته.
"Mereka yang memenuhi tiga syarat ini (Islam, Menjumpai dua waktu Ramadhan dan Syawal, Memiliki kelebihan bahan makanan pada malam lebaran) wajib membayar zakat fitrah untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang wajib ia nafkahi, seperti jalur keturunan ke atas maupun ke bawah, dan istrinya". (al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Mażhabi al-Imāmi asy-Syāfi’ī, [Damaskus: Dār al-Qalam, 1996], juz 1, halaman 229).
C. Zakat fitrah untuk anak yang sudah besar (baligh) harus atas seijin si anak. Jika sang ayah membayarkan zakat fitrah untuknya tanpa sepengetahuan dan seijinnya, maka zakat fitrahnya tidak sah.
Referensi :
فلا يجب أن يخرجها عن ولده البالغ القادر على الاكتساب، ولا عن قريبه الذي لا يكلف بالإنفاق عليه، بل لا يصح أن يخرجها عنه إلا بأذنه.
"Maka tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah bagi anaknya yang telah baligh yang mampu bekerja, juga kerabatnya yang ia tanggung nafkahnya. Akan tetapi, tidak sah jika mengeluarkan zakat fitrah baginya tanpa izin darinya". (al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Mażhabi al-Imāmi asy-Syāfi’ī, juz 1, [Damaskus: Dār al-Qalam, 1996], halaman 229).
D. Untuk zakat fitrah istri, yang wajib niat adalah suaminya. Untuk zakat fitrah anak yang belum baligh, yang wajib niat adalah ayahnya.
Referensi :
أما النية فتكون من المؤدي عن نفسه أو عمن تلزمه فطرته من زوجة وخادمها ورقيق وأصول وفروع إذا وجبت نفقتهم ونحو ذلك.
"Adapun untuk niat zakat fitrah (zakat fitrah mandiri) harus dilakukan sendiri oleh orang yang berkewajiban menunaikannya (mu'addi). Atau niat dilakukan oleh orang yang berkewajiban menanggung zakat fitrahnya, seperti zakat fitrah untuk istri, pembantu, budak, jalur keturunan ke atas, jalur keturunan ke bawah, ketika nafkah mereka semua ditanggung". (Nihayah al-Zain, 1/175).






0 comments:
Posting Komentar