Selamat Datang Di Website ZAINUDDINKAUMSARUNGAN Semoga Bermanfaat bagi para Pembaca yang Budiman !!!

Search

Dualisme makhluk Alloh

Allah berkata kepada Malaikat: “Aku akan ciptakan manusia sebagai pemimpin di bumi.” “Apakah Tuhan akan menciptakan manusia yang kerjanya hanya berperang saling menumpahkan darah?” (malaikat keberatan) “Wahai malaikat, coba sebutkan nama-nama benda-benda itu semua!” (perintah Tuhan). “Maha Suci Engkau Tuhan… Kami tidak mengetahui apa pun kecuali apa-apa yang telah Engkau ajarkan,” para malaikat mengakui kesalahan dan kelemahannya. “Hai Adam-, coba kau sebutkan nama-nama benda-benda itu semua,” (ucap Allah SWT).
Dengan lancarnya, Adam menyebutkan semua nama-nama benda tersebut. Kemudian Tuhan memerintahkan para penghuni surga untuk memberi penghormatan kepada Adam dengan bersujud. Para malaikatpun segera bersujud dan menghormat kepada Adam. Iblispun berargumentasi; “Kami tidak mau bersujud kepada Adam. Karena Engkau d?ciptakan Adam dari tanah. Sedangkan Engkau ciptakan kami dari api.” Argumentasi iblis memang benar.
Mereka tercipta dari api sedang Adam tercipta dari tanah. Iblis berpikir bahwa api lebih mulia dari tanah. Seharusnya Adam yang bersujud kepada iblis bukan sebaliknya, Iblis tetap membanggakan diri dengan dalih tercipta dari api. iblispun harus terusir dari surga dan tetap bersikap sombong.
Ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah di atas. Bagi saya, pelajaran yang:
Pertama adalah malaikat saja bisa salah apa lagi kita manusia. Tetapi kehebatan malaikat, mereka mau segera memperbaiki kesalahannya itu.
Pelajaran kedua, kebenaran tidak sepantasnya mengarah kepada kesombongan. Iblis sendiri benar dengan argumennya bahwa ia tercipta dari api. Tetapi kesombongan iblis membuatnya terjerumus kepada tindakan yang salah, tidak menghormati Adam.
Pelajaran ketiga, kesalahan dapat terjadi sewaktu-waktu dan berlaku bagi siapa saja.
Ketika sadar bahwa hal itu salah maka segeralah memperbaiki diri dan istighfar, jangan lantas mengumbar argumen sebagaimana iblis. Tuhan, Bagaimana pun kami berlindung kepada Tuhan dari tindakan sombong sebagaimana kesombongan iblis.
Semoga kita dapat saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. “Tuhan…lindungilah kami dari tindakan-tindakan yang tidak terpuji.”

0 comments: