Selamat Datang Di Website ZAINUDDINKAUMSARUNGAN Semoga Bermanfaat bagi para Pembaca yang Budiman !!!

Search

Memori at PASCASARJANA

UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2015.

STUDY ACADEMIC

STAND UP LEFT "SANUSI (NTT), ZAINUDDIN (PAPUA),ZAID (SAUDI), CHAMRY (SUDAN), SHAMIR (IRAQ), BADRUS (PAKISAJI) ".

MY FAMILY

BAHAGIA SELALU DALAM KEBERKAHAN DAN RIDHO- NYA.

MOTIVASI HIDUP

DALAM KEBINEKAAN.

FRIEND IN NEED IS FRIEND IN DEED

TEMAN SEJATI ADALAH TEMAN DALAM KESEMPITAN.

DOA HARDIKNAS 2015

DOA HARDIKNAS 2015
Bismillahir rahmanir rahim.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin
Hamdan syakirin hamdan na’imin,
Hamdayuwafi Ni'amah wayukafy mazydah
Yaa robbana lakalhamdu kama yanbaghi lijalalika wajhikalkarimi wa adzimi sulthoonik
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa’ala ali sayyidina Muhammad.

Ya Allah, anta al-‘Alim
Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Ilmuwan yang besar, adalah ilmuwan yang tunduk kepada pemiliknya. Pagi ini, kami tundukkan jiwa dan raga kami seraya bermunajat kepada-Mu…..
Berkahi ilmu yang kami peroleh, buahkan ilmu yang kami ajarkan, Kami meminjam ilmu dari Engkau, jadikan maslahat membangun bangsa- amal jariyah untuk pendahulu kami.

Ya Allah, Kepada Engkau Kami mengabdi terbaik
Pendidikan berkualitas, menjadi harapan dan cita bangsa kami
Masyarakat madani- berakhlak mulia, amanah berat yang ingin kami wujudkan
Ijinkan kami- para pencinta pendidikan, berharap sepenuh hati……
Kuatkan niat  sepanjang hayat, berikan kekuatan sehat: lahir dan batin Tanamkan ikhlas dalam pengabdian, patrikan cinta berbalut sayang.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Arief
Pendidikan merupakan wahana inti untuk membentuk putra-putri bangsa menjadi sumber daya manusia yang memiliki keunggulan, berdaya saing tinggi, berkepribadian, melalui sifat-Mu yang Maha Arief kami memohon limpahkanlah barokah dan hidayah-Mu agar kami tidak keliru dalam membangun pendidikan putra-putri bangsa kami, serta kami mampu melanjutkan perjuangan dan cita-cita para pahlawan bangsa khususnya para pahlawan di bidang pendidikan baik yang telah mendahului kami, maupun yang masih berjuang bersama-sama kami sekarang ini.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Rahman dan Rochim.
Kami sadar bahwa untuk memelihara kesatuan dan persatuan serta untuk membangun bangsa yang maju, banyak hambatan dan godaan, banyak pula ritangan dan tantangan oleh karena itu Ya Allah berikanlah kepada kami kemampuan untuk memelihara persatuan dan kesatuan berikanlah kami kekuatan iman, untuk menghindari segala godaan, berikanlah kepada kami ma’unnah agar kehidupan kami penuh berkah, tumbuh suburkan pada hati kami sifat amanah agar kehidupan bangsa ini terhindar dari segala fitnah yang mengarah pada kehancuran dan dis integrasi bangsa.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Mendengar dan Maha Pengampun
Ampunilah dosa dan kesalahan kami orang tua kami, dosa dan kesalahan para pemimpin kami, dosa dan kesalahan seluruh warga negara kami, hiasilah kami dan warga negara kami dengan sifat-sifat yang terpuji dan tuntunlah kami semua ke jalan yang Engkau Ridhoi.

Oleh : Zaenuddin, S.PdI
Disampaikan Pada HARDIKNAS 2015 

4 Macam Golongan Manusia

Dalam salah satu wasiatnya sebagaimana dinukil oleh Syikh Nawawi Al-Bantani dalam Nashaihul Ibad, Sayyidul Auliya Syaikh Abdul Qadir al-Jailani pernah berpendapat bahwa tipe manusia dapat dibagi dalam empat kelompok besar:

Pertama, رَجُلٌ لاَ لِسَانَ لَهُ وَلاَ قَلْبَ وَهُوَ العَاصِى العَبِيّ  yaitu kelompok manusia yang tidak berlidah dan tidak berhati merekalah para pendurhaka kepada Allah. Maka janganlah kita sampai tergolong seperti mereka, apalagi berteman dengannya. Karena merekalah penghuni sah neraka.

Kedua, رَجُلٌ لَهُ لِسَانٌ بِلاَ قَلْبٍ فَيَنْطِقُ بِالْحِكْمَةِ وَلَايَعْمَلُ بِهَا يَدْعٌو النَّاسَ اِلَى اللهِ تَعَالىَ وَهُوَ يَفِرّ مِنْهٌ  yaitu golongan yang memiliki lisan tetapi tidak berhati. Mereka berbicara dengan manisnya hikmah namun tidak mengamalkannya. Bahkan mereka mengajak orang-orang untuk menuju Allah swt. Tetapi mereka sendiri malah menjauhkan diri dari-Nya. Kepada mereka Syaikh Abdul Qadir mewanti-wanti kepada jangan sampai terbujuk keindahan rangakaian katanya yang dapat membakar mu bahkan dapat pula kebusukan hatinya membunuhmu.

Ketiga, رَجُلٌ لَهُ قَلْبٌ بِلَا لِسَانٍ وَهٌوَ مُؤْمِنٌ سَتَرَهُ اللهُ تَعَالَى عَنْ خَلْقِهِ وَبَصَرِهِ بِعُيُوْبِ نَفْسِهِ وِنَوَّرَ قَلْبَهُ وعَرَّفَهُ غَوَائِلَ مُخَالَطَةِ النَّاسِ وَشُؤْمِ الكَلاَمِ وَهُوَ وَلِيُّ اللهِ تعالى مَحْفُوْظٌ فى سِتْرِ الله تعالى yaitu kelompok memiliki hati tetapi tidak berlisan, merekalah orang mukmin yang disembunyikan Allah swt dari orang lain, serta Allah jaga matanya dengan perasaan hina akan dirinya sendiri. Kepada hati kelompok inilah Allah memberikan cahaya, sehingga mereka mengerti dampak bergumul (terusmenerus) dengan sesama manusia serta bahayanya banyak bicara. Mereka inilah kekasih (wali) Allah swt yang senantiasa disembunyikan Allah (dari khalayak ramai).

Keempat, رَجُلٌ تَعَلَّمَ وَعَلَّمَ وَعَمِلَ بِعِلْمِهِ وَهُوَ الْعَالِمُ بِالله تعالى وايَاتِه اسْتَوْدَعَ اللهُ قَلْبَهُ غَرَائِبَ عِلْمِهِ وَشَرّحَ صَدْرَه لِقَبُوْلِ الْعُلُوْم  yaitu orang-orang yang belajar dan mengajar dan beramal dengan ilmunya itulah orang-orang yang mengerti kebesaran Allah. Oleh karena itulah menitipkan dalam hati mereka berbagai ilmu dan pengetahuan dan juga Allah lapangkan dadanya guna menerima titipan-titpan pengetahuan tersebut.

Kisah Nyata Seoranga Ibu yg Mengharukan

Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, tahun pastinya sudah lupa. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan elektronik. Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). Seorang anak yang cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat kaum hawa yang mengenal dia. Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia sudah dipromosikan ke posisi manager. Gajinya pun lumayan.Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor.

Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman-teman kantor senang bergaul dengan dia, terutama dari kalangan perempuan single. Bahkan putri owner perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada A be.

Di rumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak dan kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit di bagian kiri dan belakang. Tergerai seadanya sebatas pundak. Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Wanita tua ini terlihat seperti monster yang menakutkan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnya kalau tidak ada keperluan penting.

Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be. Walau demikian, sang Ibu selalu setia melakukan pekerjaan routine layaknya ibu rumah tangga lain yang sehat, seperti membereskan rumah, pekerjaan dapur, cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dan lain-lain. Bahkan wanita tersebut juga selalu memberikan perhatian yang besar kepada anak satu-satunya A be. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain. Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya.

Setiap kali ada teman atau kolega business yang bertanya siapa wanita cacat dirumahnya, A be selalu menjawab wanita itu adalah pembantu yang ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. “Dia tidak punya saudara, jadi saya tampung, kasihan.” jawab A be. Hal ini sempat terdengar dan diketahui oleh sang Ibu. Tentu saja ibunya sedih sekali. Tetapi ia tetap diam dan menelan ludah pahit dalam hidupnya. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya, takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya.

Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Tidak kuat bangun dari ranjang. A be mulai kerepotan mengurusi rumah, menyapu, mengepel, cuci pakaian, menyiapkan segala keperluan sehari-hari yang biasanya di kerjakan oleh Ibunya. Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum dan setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu, kalaupun ada mahal sekali). Hal ini membuat A be menjadi  uring-uringan di rumah.

Pada saat ia mencari sesuatu dan mengacak-acak lemari ibunya, A be melihat sebuah box kecil. Di dalam box hanya ada sebuah foto dan potongan koran usang. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik. Potongan koran usang memberitakan tentang seorang wanita berjiwa pahlawan yang telah menyelamatkan anaknya dari musibah kebakaran. Dengan memeluk erat anaknya dalam dekapan, menutup dirinya dengan sprei kasur basah menerobos api yang sudah mengepung rumah.

Sang wanita menderita luka bakar cukup serius sedang anak dalam dekapannya tidak terluka sedikitpun. Walau sudah usang, A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa wanita cantik di dalam foto dan siapa wanita pahlawan yang dimaksud dalam potongan koran itu. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita yang sekarang terbaring sakit tak berdaya.
Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa dibendung. Dengan menggenggam foto dan koran usang tersebut, A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yang terbaring. Sambil menahan tangis ia meminta maaf dan memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini. Sang ibupun ikut menangis, terharu dengan ketulusan hati anaknya. “Yang sudah-sudah nak, Ibu sudah maafkan. Jangan di ungkit lagi”. Setelah sembuh, A be bahkan berani membawa Ibunya belanja ke supermarket. Walau menjadi pusat perhatian banyak orang,  A be tetap tidak perduli.

Biar bagaimanapun ibu kita tetaplah ibu kita….sampai ajal menjemput tak ada kata mantan ibu maupun mantan anak…

Peringatan Maulid nabi Muhammad SAW Thn 2015

Maulid nabi Muhammad SAW jatuh pada tanggal 3 Januari 2015 merupakan hari libur Nasional dan itu diberlakukan oleh pemerintah Indonesia sejak dulu karena memang sebagian besar rakyat Indonesia berpaham ASWAJA.
Dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara, perayaan Maulid Nabi atau Muludan (menurut bahasa jawa ) sudah dilakukan oleh Wali Songo  sejak pertama kalinya untuk sarana dakwah yang begitu efektif dengan berbagai kegiatan yang menarik masyarakat agar mengucapkan syahadatain sebagai pertanda memeluk Islam. Itulah sebabnya perayaan Maulid Nabi disebut Perayaan Syahadatain, Sekaten (dalam bahasa jawa).

Pendapat yang Menolak Maulid Nabi

Hanya terdapat segelintir kaum ulama yang berpaham Salafi dan Wahhabi yang tidak merayakannya karena menganggap perayaan Maulid Nabi merupakan sebuah bid’ah, yaitu kegiatan yang bukan merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW juga karena termasuk tasyabbuh (meniru-niru) kebiasaan orang kristen dalam merayakan natal. Mereka berpendapat bahwa kaum Muslim yang merayakannya keliru dalam menafsirkannya sehingga keluar dari esensi kegiatannya. Namun, terdapat pula ulama yang berpendapat bahwa peringatan Maulid Nabi bukanlah hal bid’ah, karena merupakan pengungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Pendapat Yang Membolehkan Maulid Nabi

Pendapat yang telah menerima dan mendukung Maulid Nabi tersebut, beralasan bahwa maulid Nabi adalah bid’ah mahmudah, inovasi yang baik, dan tidak bertentangan dengan syariat. Pendapat kedua diwakili oleh Imam Ibnu Hajar Asqalani dan Imam As-Suyuthi. Keduanya mengatakan bahwa status hukum maulid Nabi adalah bid’ah mahmudah. Yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW, tetapi keberadaannya tidak bertentang dengan ajaran Islam. Bagi As-Suyuti, keabsahan maulid Nabi Muhammad SAW bisa dianalogikan dengan diamnya Rasulullah ketika mendapatkan orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas keselamatan Nabi Musa dari kejaran Firaun. maulid Nabi, menurut As-Suyuti, adalah ungkapan syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi. Penuturan ini dapat dilihat dalam kitab Al-Ni’mah Al-Kubra Ala Al-Alam fi Maulid Sayyid Wuld Adam.

Ajaran yang Menjauhkan dari Kecintaan terhadap Nabi

Demi menunjukkan eksistensinya dengan pengikut yang masih sedikit setelah beratus ratus tahun hanya itu – itu saja maka mereka menolak dengan berbagai cara Maulid Nabi  bahkan dalam media -media lansiran wahabi menuliskan sejarah kelam maulid nabi. Mudah – mudahan kita semua waspada terhadap ajaran – ajaran yang menjauhkan kita dari kecintaan Nabi Muhammad SAW.

Allahuma Sholly ala Muhammad.

Created bay
Zaenuddin

Kiat Sukses disisi Allah SWT

Jika keterpurukan, putus asa atau punya masalah berat menimpa seorang hamba, lakukanlah hal-hal berikut;
> Berwudzu
> Sholat hajat
> baca Quran
> berdoa
> pasrah
> bersedekah

INSYAALLAH, kita akan di tolong, di beri kelapangan dan di beri jalan keluar dari jalan yang tanpa kita sangka-sangka.
Semoga yang membagikan pesan ini di hindarkan dari keterpurukan, putus asa dan kesedihan hati. aamiin.